Selamat Datang Di Blog Bisnis Online Terpercaya www.maslukis.com


Sabtu, 10 Desember 2016

Donasi Bencana Gempa Aceh

Mitra Setia SENTRA BISNIS FASTPAY Yth.
Bumi Aceh Berduka, Indonesia Berduka!
VOA Indonesia
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, korban meninggal dunia gempa berkekuatan 6,4 Skala Richter di kabupaten Pidie Jaya dan Kabupaten Bireun, Provinsi Aceh terus bertambah.

Gempa terjadi sekitar 18 kilometer timur laut Pidie Jaya pada Rabu (7/12) pukul 05.03 WIB.

Sutopo menyebutkan, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa Aceh hingga Rabu siang berjumlah 52 orang. Sementara itu, 73 orang luka berat dan 200 orang luka ringan.

"Sampai dengan pukul 13.10 WIB, 52 orang meninggal, 73 orang luka berat dan 200 orang luka ringan. Kemudian 10 ribu orang santri terdampak. Diperkirakan korban masih akan terus bertambah, mengingat masih ada warga yang tertimbun oleh reruntuhan bangunan yang roboh. Data diperkirakan akan terus bergerak naik mengingat kerusakannya cukup masif," ujarnya.

Selain korban jiwa, gempa ini menurut Sutopo juga merobohkan bangunan. Di antaranya 100-an rumah dan bangunan toko serta belasan masjid dan satu sekolah rusak berat.

Tim SAR gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Badan SAR Nasional, Palang Merah Indonesia (PMI), Tagana, relawan dan masyarakat telah melakukan operasi pencarian dan penyelamatan korban jiwa, khususnya di wilayah Kabupaten Pidie Jaya Aceh.

"Dan di lokasi saat ini ribuan personel tim SAR gabungan penanganan darurat. TNI mengerahkan 740 personel. Dari TAGANA 50 personel. Dari BPBD. Sehingga tim SAR gabungan ini masih melakukan tanggap darurat. Baik itu pencarian korban dan penanganan warga terdampak," ujarnya.

BNPB, lanjut Sutopo, telah mengirimkan bantuan berupa logistik, kendaraan evakuasi, makanan siap saji, tenda, dan obat-obatan.

Pihak lain yang juga sudah menyalurkan bantuan adalah Palang Merah Indonesia (PMI) yang mengirimkan 500 paket keperluan keluarga, 10 ribu selimut serta rompi. Namun demikian kondisi di lokasi masih membutuhkan logistik makanan dan obat-obatan untuk penanganan warga terdampak.

"Kebutuhan mendesak yang saat ini diperlukan adalah tenaga medis. Obat-obatan peralatan kesehatan. Makanan siap saji. Alat berat untuk keperluan evakuasi dan makanan untuk masyarakat yang terdampak," ujarnya.

Kondisi tanggap darurat saat ini diberlakukan di Provinsi Aceh, khususnya di Kabupaten Pidie Jaya, lanjut Sutopo. Belum bisa dipastikan sampai kapan kondisi ini akan diberlakukan.

"Pasti dalam kondisi seperti ini statusnya adalah tanggap darurat. Berapa lama tergantung kebutuhan. Biasanya tujuh atau 14 hari. Nanti setelah 14 hari akan kita evaluasi, perlu ditambah atau tidak, dengan melihat kondisi di lapangan," katanya.

SENTRA BISNIS FASTPAY menggalang dana sosial untuk membantu saudara kita di Aceh. Kami mengharapkan segenap uluran tangan dari Bapak/Ibu Mitra SBF.
Bantuan berupa materi bisa transfer saldo dengan Format : Kirim*BS1011*Nominal(se-ikhlasnya)*PIN
Kirim ke SMS Center
contoh: Kirim*BS1011*10000*121212 kirim ke SMS center
BERAPAPUN DONASI ANDA, SANGAT BERARTI UNTUK MEREKA.

TERIMA KASIH


Baca Juga:

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2018. Info Hari Ini . All Rights Reserved
Jl. Delta Raya Utara Kav. 49 - 51 Deltasari Baru, Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia 61256
PT. Bimasakti Multi Sinergi