Selamat Datang Di Blog Bisnis Online Terpercaya www.maslukis.com


Selasa, 17 Januari 2017

Diam, Jawaban Bijak Ketika Lisan Tak Mampu Berkata

Kadang seseorang harus bersikap diam ketika sebuah pertanyaan dilontarkan kepadanya. Bukan masalah dia tak mampu dan tak bisa menjawab atau pertanyaan itu tak ada jawabanya, namun karena dia tahu diam merupakan jawaban yang bijak ketika lisan tak mampu meredanya. Mungkin anda pernah mengalami masalah diamana anda harus adu argument terhadap seseorang hingga muncul emosi yang sulit untuk diredakan. Tahukah anda jika orang bilang, setiap pertanyaan itu sudah pasti ada jawabanya.

Perkataan itu benar adanya, jika anda melontarkan satu pertanyaan maka bukan satu dua jawaban yang akan anda terima melainkan banyak apalgi pada ruan lingkup perdebatan. Hal itu akan sangat sulit untuk anda cerna mana yang benar dan mana yang salah. Ketika anda dihadapkan dalam keadaan dan posisi tersebut maka anda harus mengerti dan paham langkah apa yang harus anda ambil. Apalagi suasana perdebatan tersebut semakin panas maka tak ada jalan lain kecuali diam tanpa kata. Diam bukan kalah atau mengalah namun diam dengan tanda kutip adalah demi solusi dimana diam dapat meredekan suasana agar menjadi lebih tenang dan anda dapat kembali mencari solusi yang dapat keluar dari permasalahn tersebut.

Hal ini bukan saja terjadi pada sebuah musyawarah namun juga sering terjadi antara teman, keluarga, tetangga dan orang lain. Masalah tak akan pernah lenggang dari kehidupan kita, menyikapi permasalah dengan baik adalah anda yang tahu harus bagaimana mencari solusinya. Bukan karena tidak mampu bicara ketika sebuah masalah dihadapkan kepada anda, dengan diam kadang membawamu solusi yang lebih baik dalam kau menjalani hidup ini. Semoga bermanfaat untuk anda semuanya, terima kasih.


Baca Juga:

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2018. Info Hari Ini . All Rights Reserved
Jl. Delta Raya Utara Kav. 49 - 51 Deltasari Baru, Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia 61256
PT. Bimasakti Multi Sinergi