Selamat Datang Di Blog Bisnis Online Terpercaya www.maslukis.com


Selasa, 17 Januari 2017

Siapapun Jawara DKI Nanti, Warga DKI Hanya Mengerti Janji Itu Amanat

Pesta rakyat Ibukota DKI Jakarta dalam Pemilihan Gubernur dan wakilnya tinggal menghitung hari saja dan tentunya dari ketiga kandidat calon yaitu Nomor Urut 1 Ada Agus-Sylvi, Nomor urut 2 ada Ahok-Djarot dan nomor urut 3 Ada Anies-Sandi sudah bersiap untuk bertarung dalam merebut suara warga DKI dan secara mental mereka sudah siap juga untuk menerima kekalahan atau kemenangan dalam pemilihan nanti. Tepatnya pada tanggal 15 Februari 2017 nanti. Warga DKI akan berbondong-bondong datang ke tempat pemungutan suara untuk memilih pilihan yang sesuai dengan pilihan hati mereka dan yang terpilih nanti berhak memimpin ibukota Indonesia ini untuk lima tahun kedepan. Tak ada keterpaksaan dan tak jua ada ajakan yang membius hati warga ibukota pastinya untuk memilih satu pasangan calon namun mereka hanya akan memilih dalam ingatan mereka kepada janji-janji pasangan calon Gubernur dan wakilnya dalam masa berkampanye dalam waktu yang telah diberikan oleh KPU.

Janji tersebut akan menjadi dasar mereka untuk memilih mana yang layak untuk mereka pilih dan memimpin mereka hingga lima tahun kedepan dan berharap janji itu dapat ditepati dengan baik karena mereka hanya mengerti jika janji itu amanat bukan guyonan ataupun sebuah jebakan batmen saja seperti yang sudah pernah terjadi. Warga DKI memilih bukan mereka tak memahami pasangan mana yang harus mereka pilih, Namun mereka memilih berdasarkan kata hati mereka untuk kemajuan, sejahteraan, aman dan kemananan DKI Jakarta dan berharap pemimpin yang menang bisa berlaku seperti itu dan dapat menepati setiap janji yang mereka bicarakan dalam bahasa akan bertindak seperti itu.


Bagi Warga DKI Jakarta, Siapapun pemimpin mereka nanti, mereka tak butuh lagi banyak bicara seperti janji yang mereka katakan ketika masa kampanye berlangsung namun mereka menunggu tindakan atas janji tersebut hingga dapat mereka rasakan sampai kepada mereka, Paling tidak mereka mengetahuinya jika janji itu memang berjalan sesuai dengan perkataan mereka dahulu. Memang bukanlah perkara mudah pastinya untuk menjadi seorang pemimpin, dilema sudah pasti ada dimana suatu ketika harus memilih kebijakan mana yang baik dan mana yang dibutuhkan.

Tak gampang memang namun menjadi pemimpin berarti kau sudah siap dengan segala kemampuanmu dalam mengatasi persoalan dan perkara itu nantinya. Melayani warga DKI hingga mereka dapat merasakan jika pemimpin mereka memang ada bukan sekedar ada untuk mendengar jeritan hati mereka. Jadi, Untuk mereka yang bersaing dalam perebutan kursi DKI 1 ini dan juga untuk para kader, para pendukung calon masing-masing. Semoga berani bicara dan berani menerima apapun hasilnya nanti. Memang berarti bertanggungjawab untuk mengelolah DKI Jakarta untuk lima tahun kedepan dan tak melupakan janjinya kepada warga DKI Jakarta dan untuk yang belum menang dalam pemilihan ini, Terimalah dengan lapang dada dan mendukung calon yang menang nantinya.
Belum menang mungkin belum waktunya untuk memimpin, itu hanya soal waktu saja dan tetapkah bersabar karena bukan warga DKI tak mau memilihmu namun mereka hanya ingin menguji kepemimpinanmu, apakah kau siap nantinya untuk menjadi pemimpin DKI setelah itu. Semoga pemilihan Gubernur dan wakilnya untuk DKI Jakarta berjalan dengan lancar, aman dan terhindar dari hal negetif lainnya. Sukses untuk semua calon dan semoga anda menang untuk memimpin DKI Jakarta ini.


Baca Juga:

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2018. Info Hari Ini . All Rights Reserved
Jl. Delta Raya Utara Kav. 49 - 51 Deltasari Baru, Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia 61256
PT. Bimasakti Multi Sinergi